Sunday, 19 July 2015

Renungan

21:29

Bantu Dakwah ya


Ada kesedihan yang aneh hari ini, bukan jenis yang membuatmu kosong dan kesepian atau bahkan mendamba..
Ini jenis kesedihan yang hening.

Kupandangi foto ini pagi ini, setiap kali memandangnya, air mata bergulir. Itu adalah foto matahari terbenam di pantai.
"Robbana ma khalaqta hatha bathilan subhanaka ( Allah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini tidak sia-sia)"

Semua ini, kesedihan, kecelakaan, senyuman, kedamaian, penderitaan, cinta, kehilangan dan pengorbanan tidaklah sia-sia. Semua itu terjadibukannya tanpa tujuan. Itu bukan kesalahan, bukan kekeliruan ataupun peristiwa kebetulan yang acak

Kupandangi gambar ini dan tiba tiba saja teringat akan sebuah hadits Qudsi yang begitu indah..

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata, telah bersabda Rasulullah saw “Telahberfirman Allah Subhanahu wa ta’ala, ‘Aku adalah sebagaimana prasangka hambaku kepadaku,dan Aku bersamanya ketika dia mengingatku, dan jika hambaku mengingatku dalam sendirian,maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku sendiri, dan jika dia mengingatku di dalam sebuahkelompok/jama’ah, (maka) Aku mengingatnya dalam kelompok yang lebih baik dari kelompoktersebut, dan jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta, dan jikadia mendekat kepadaku sehasta, Aku mendekat kepadanya satu depa, dan jika dia mendatangikudengan berjalan, Aku mendatanginya dengan berjalan cepat’ ”(Hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah.)

   Rasa rasanya aku sedang diliputi rasa rindu, merindukan seseorang. MerindukanNya. Rindu berada bersamaNya. Merindukan masa yang telah berlalu dan yang akan datang. Masa yang begitu pasti. Itulah sebabnya ketika Allah berbicara tentang akhirat dalam Al Qur'an, Dia menggunakan bentuk lampau.

   Ketika kau jatuh cinta kepada karya seni, kau akan rela mati untuk menemui si seniman pembuatnya. Aku adalah pengagum galeri berisi matahari terbenam di pasifik, bulan purnama di atas laut, awan dari pesawat terbang, hutan musim gugur di eropa

   Dan aku sangat ingin menemui senimannya.

   Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat. ( Al-Qiyamah [75]: 23)

-Yasmin Mogahed

1 comments:

  1. naturally like your web site however you need to test the spelling on quite a few of your posts. A number of them are rife with spelling problems and I find it very troublesome to tell the truth then again I will definitely come back again. paypal login my account

    ReplyDelete