Tuesday, 31 December 2013

Menyikapi Tahun Baru Masehi

02:39

Bantu Dakwah ya


Intisari kehidupan menghambakan diri kepada Alloh ialah bangga dengan syariat kitabullah dan sunnah Rasul-Nya,karena dua perkara itu akan menjadi jalan lapang menuju kepada ridho-Nya,itulah jalan pilihan bagi hamba yang beriman dengan Rab-nya

Konsekuensi bangga ialah ketika diri kita sebagai muslim hanya mencukupkan kehidupan dan aktifitas kita sesuai aturan syariat Alloh tanpa menoleh lainnya karena jalan selain sunnah dari gaya kehidupan orang kafir  hanyalah jalan rusak berlubang yang terisi dengan kehinaaan.

Maka tidak selazimnya dalam kaca mata iman bagi seorang muslim ketika jalan hidupnya telah mulia dg AlQuran dan sunnah lalu ia merendahkan dirinya untuk mengikuti selera aktifitas orang-orang kafir dalam segala perniknya termasuk tahun baru

Ibnu taimiyah menjelaskan bahwa salah satu tujuan diterapkan syariat Alloh dalam kehidupan orang mukmin ialah membedakan mereka dari kehidupan kaum kuffar (lihat iqotdho sirotol mustaqim)

Maka siapapun yg mencukupkan dirinya dg Rasul dan sunnahnya,maka ia berkesempatan besar bertemu dg beliau di telaga alkautsar yang indah,dan selisilah yahudi nashrani dalam segala perayaan mereka supaya tidak dkumpulkan dg hinanya kafirin di neraka,karena Rasul bersabda

"Barang siapa yang menyerupai sebuah kaum,maka ia termasuk dari mereka"

Mari kita lewati malam ini  sebagaimana biasanya tanpa kembang api,tiup terompet,menghitung mundur ataupun memanjangkan malam dengan begadang atau laiinya,inilah sikap sunnah sebuah sikap yg membedakan dari orang kafir

Merasa sepi dan beda dari keramaian yg merayakan tahun baru adalah lebih benar dari pada gembira didunia larut seremonial kafir yg berujung kpda kemaksiatan dan penyesalan hari kiamat

Barokallah fiikum
Laa tansana min duaikum

0 comments:

Post a Comment